Universitas Kristen Immanuel
Yogyakarta
"Integrity & Creativity"
Lokasi UKRIM
News

KERJASAMA UKRIM DAN PHINTRACO SECURITIES MEMBANGUN GERAI INVESTASI

Posting : Rabu, 25/09/2013

Salah satu cara berinvestasi yang menguntungkan adalah dengan berinvestasi saham pada pasar modal, selain juga dapat berinvestasi dalam bentuk emas dan berinvestasi di bidang property. Pasar modal yang dapat dikatakan masih tergolong baru di Indonesia, mendapat perhatian yang serius dari pemerintah, ini terlihat dari pajak yang dikenakan hanya sebesar 0,1% dalam setiap pembelian sahamnya, hal ini sangat kecil jika dibandingkan dengan pajak pada perdagangan property. Namun pada kenyataan di bursa saham Indonesia masih sangat sedikit para investor lokal yang berinvestasi di pasar modal, sehingga bursa saham Indonesia mayoritas dikuasai oleh para investor asing. Oleh karena hal inilah, Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini gencar memasyarakatkan investasi saham pada masyarakat luas terutama pada masyarakat civitas akademika. Irfan Noor Riza selaku Pimpinan BEI perwakilan Yogyakarta mengatakan BEI terus berupaya untuk memasyarakatkan pasar modal pada seluruh propinsi di Indonesia, terutama daerah timur, khususnya di daerah Papua. “ Di daerah - daerah tersebut sangat minim SDM yang sanggup melakukan investasi di pasar modal, sehingga kesulitan bagi kami untuk berkembang di sana” tambahnya.

Terkait dengan hal ini BEI perwakilan Yogyakarta sangat antusias ketika UKRIM bekerjasama dengan salah satu perusahaan securities ternama yaitu Phintraco Securities, membangun sebuah Gerai Investasi di dalam kampus UKRIM, yang ditandai kemunculan perdananya melalui acara penandatangan MOU antara kedua pihak, Selasa (24/9) lalu. Dalam hal ini pihak UKRIM diwakili oleh Dr. Samuel Handali selaku Rektor dan  Phintraco Securities diwakili oleh Jeffrey Hendrik selaku President Director.  Dr Handali menyatakan dalam sambutannya, bagi UKRIM ini adalah sebuah acara kecil yang merupakan langkah besar bagi kampus, dimana sudah bertahun-tahun lamanya Fakultas Ekonomi & Bisnis UKRIM mengingini sebuah tempat untuk menggali informasi seputar saham.  “Hal ini juga penting bagi pembentukan mahasiswa fakultas ekonomi, agar mampu mengetahui seluk beluk pasar modal dan pada akhirnya menjadikan mereka lulusan yang siap kerja, khususnya menjadi seorang trader saham” kata Dr. Handali menegaskan. Senada dengan pendapat ini pihak Phintraco juga mempunyai keinginan yang sejalan. Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa Phintraco kesulitan mencari lulusan S1 ekonomi yang memiliki pengetahuan luas tentang seluk beluk pasar modal. “kami mengharapkan akan muncul investor-investor lokal yang unggul dari kampus ini, dimana dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini keuntungan berinvestasi saham di Indonesia selalu dinikmati oleh para investor asing” tambahnya. “Civitas akademik yang memiliki kemampuan intelektual yang bagus, didukung oleh kecanggihan teknologi dan sumber informasi yang akurat dengan ditambahkan modal kecilpun akan bisa memunculkan seorang investor lokal yang unggul” tegas Jeffrey.

Gerai Investasi,yang sebelum tahun 2003 disebut Pojok Bursa, adalah sebuah tempat dimana para investor lokal mendapatkan informasi tentang pergerakan saham di dunia. Dengan dibukanya gerai tersebut di dalam kampus, dapat menjadi sarana bagi para dosen dan mahasiswa untuk menerapkan teori-teori yang sudah didapat didalam kelas, selain dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk mencermati pergerakan saham sebelum memutuskan berinvestasi disana.

Setelah acara penandatanganan MOU tersebut dilanjutkan dengan Seminar Peluang Investasi di Pasar Modal Indonesia 2013, dengan narasumber utama adalah bapak Jeffrey Hendrik. (ynt)

Universitas Kristen Immanuel
Jl. Solo Km 11,1
Yogyakarta
(0274)496256.
humas@ukrimuniversity.ac.id